Melihat Perkumpulan Musik Tradisional Ul Daul

Musik Tradisional Rambah Pentas Nasional

MUSIK tradisional ul-daul sudah tak asing lagi bagi masyarakat Madura, khusus Sumenep. Musik tersebut awalnya lahir dari musik tradisional tong-tong. Sekitar empat tahun belakangan ini, perkembangan musik ul-daul cukup pesat di tiga kabupaten. Yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Kini, ul-daul menjadi bagian dari khasanah kekayaan seni dan budaya masyarakat Madura. Baca lebih lanjut »

SATU TAHUN BAWONG SUATMADJI NITIBERI

Ludruk Karya Budaya Mojokerto berencana membuat kegiatan bertajuk Satu Tahun Bawong Suatmadji Nitiberi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Bawong. Selain dikenal sebagai pemain teater dan sutradara, Cak Bawong adalah pemerhati seni ludruk yang intens. Kegiatan akan diadakan Nopember 2008 di sekretariat Dewan Kesenian Kota Mojokerto Jl. Gajah Mada 193 Kota Mojokerto atau Pondok Jula Juli Ludruk Karya Budaya di dusun Sukodono Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Baca lebih lanjut »

Agenda Galeri Surabaya, Oktober 2008

04-07 Pameran Seni Lukis: DISHARMONI, karya N. Roel & Dharganden. 09-15 Pameran Seni Rupa: INTERREALITAS, karya F. Rojib, G. Wahyudi & Santoso. 17-23 Pameran Lukisan: ME ROCK ART, karya Anas, Bayu El, Febrianto, Didit T, Jafin Rock, M. Taufik & Baqi. 24-26 Pameran Seni Rupa: ESTETIKA KAIN PERCA, karya Endang. 28-2November Pameran Seni Lukis Tunggal: MULTIDIMENSI, karya Hari Prajitno. (Manager Galeri Surabaya/ Farid Syamlan)

Kritik Sosial dari Swiss

Duo pelukis, N. Roel, 47, dan Dharganden, 50, berkolaborasi menerjemahkan kritik sosial di atas kanvas. Sembilan belas karya mereka berdua dipamerkan di Galeri Surabaya mulai kemarin (4/10) hingga 7 Oktober mendatang. Bertajuk Disharmoni, pameran tersebut ingin bercerita tentang keadaan di sekitar. “Ketidakharmonisan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam. Keadaan berubah menjadi intoleransi,” kata Roel, pelukis asal Tanggulangin yang kini bermukim di Jenewa, Swiss. Baca lebih lanjut »

JADWAL LUDRUK KARYA BUDAYA MOJOKERTO OKTOBER 2008

4 Oktober, Sabtu Kliwon      : Pandean, Tarik, Sidoarjo.
6 Oktober, Senin Pahing      : Ngepung, Pungging,Kabupaten Mojokerto
9 Oktober, Kamis Kliwon      : Patihan Balandono, Babat, Lamongan
10 Oktober, Jumat Legi        : Keper, Krembong, Sidoarjo
11 Oktober,Sabtu Pahing     : Tanjungan RW 1, Driyorejo, Gresik
12 Oktober, Minggu Pon       : Gamping, Krian, Sidoarjo Baca lebih lanjut »

Cak Sampirin : Pelawak Ludruk dari Jombang Wafat

Ramadan yang meriah seolah tiba-tiba langit bermendung dan derai tangis melantun ritmis, saat tersiar kabar bahwa Cak Sampirin, pelawak ludruk dari Jombang itu, meninggal pada Rabu, 23 September 2008. Di hari yang terik itu, sekitar pukul 1 siang, ia mengembuskan nafas terakhirnya setelah berhari-hari tak kuasa bertahan dari sesak napas dan liver yang dideritanya. Ia dimakamkan hari itu juga pada pukul 5 sore di Dusun Kendil Wesi. Baca lebih lanjut »

Ludruk Bukan Sekedar Hiburan

Ba’da tarawih (27/9), pondok Jula-Juli yang merupakan base camp Ludruk Karya Budaya kembali dijubeli warga sekitar. Tampak lima penari travesti besutan Sunawan dan kelompok musik karawitan asuhan Cak Narto yang mengenakan kaos seragam bertulis “Diklat Tari dan Karawitan Ludruk Karya Budaya Mojokerto” sedang bersiap-siap menunjukkan hasil latihan mereka selama sepuluh kali pertemuan dalam sebulan yang nantinya akan mendapat evaluasi dari pakar bidang tari dan musik karawitan sebelum dipentaskan bulan November mendatang. Baca lebih lanjut »

Festival Tongklek yang Tetap Jadi Musik Tradisi Pembangun Waktu Sahur

Apa pun Alat Musiknya, Harus Lantunkan Salawat

Apa pun alat dan warna musiknya, tetabuhan membangunkan orang waktu sahur tetap bernama tongklek. Kesenian khas inilah yang Selasa (23/9) malam lalu hingga dini hari kemarin (24/9) difestivalkan PC IPNU-IPPNU Tuban. Baca lebih lanjut »

Angkat Seni Instalasi Fotografi

SURABAYA - Selama ini orang menganggap karya seni mesti bagus, rapi, dan mulus. Tapi, desainer estetika Agus Gembel H.S.T. berpendapat lain. Pendapatnya itu seperti terekspresikan dalam karyanya yang dipamerkan dalam Kemasan: Pameran Bersama Seni Apropriasi Fotografi di Galeri Surabaya kemarin (24/8) hingga 28 September. Baca lebih lanjut »

Perhelatan Surabaya Dance Festival

Surabaya, Kompas - Surabaya Dance Festival sebagai ruang pertemuan kreatif pelaku dan masyarakat tari bakal kembali dihelat dalam bulan Mei 2009 di Surabaya. “Kita agendakan dua tahunan dan sekarang kita sedang mempersiapkan perhelatannya,” kata seniman tari Heri “Lentho” Prasetyo, salah seorang penggagas Surabaya Dance Festival, di Surabaya, Selasa lalu. Baca lebih lanjut »

Malam Sastra Surabaya Dibangkitkan Kembali

Forum Sastra Bersama kembali membangkitkan aktivitas bertajuk “Malsasa-Malam Sastra Surabaya” dalam tahun 2009. Pasalnya, ajang Malsasa yang kali pertama dihelat pada 1989 itu telah menjadi bagian dari komunitas penyair dan penggurit untuk berkiprah dalam meramaikan dan memarakkan kegiatan sastra di Kota Surabaya dan Indonesia pada umumnya. Baca lebih lanjut »

Tak Ada Lagi Tawa Bowo

SURABAYA - Dunia lawak Indonesia berkabung. Salah seorang pelawak kondang asal Surabaya meninggal dunia pada Kamis (18/9) pukul 17.27 di RS Haji, Surabaya. Namanya Eddy Soenarbowo atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Bowo. Lelaki 56 tahun itu meninggal karena penyakit asam lambung yang dideritanya sejak sekitar empat tahun silam. Baca lebih lanjut »

Pelawak Djadi Galajapo Luncurkan Buku Neraka Wail

Surabaya - Pelawak senior Surabaya, HM Cheng Ho Djadi Galajapo meluncurkan buku biografi yang ditulis Bonari Nabonenar dan Kurniawan Muhammad berjudul “Neraka Wail dan Kue Terang Bulan” di Surabaya, Jumat. Peluncuran buku yang dihadiri sejumlah seniman dan pelawak itu diisi dengan diskusi menghadirkan dua sosiolog dari Unair, Bagong Suyanto dan Suko Widodo. Baca lebih lanjut »

Pelawak Bowo Meninggal Dunia

Innalillahi Wa Innailaihi ro`ji`un. Martopo Legowo. alias BOWO .Lawak, Surabaya. Ttl: Surabaya, 29 Desember 1941. SMA. Srimulat. Rungkut Menanggal Harapan Blok M/39 Surabaya. 031.8702468.
telah berpulang ke rachamatullah pada hari Kamis 18 september 2008 jam sekitar 15.00 waktu Surabaya. Dimakamkan jam 09.00 jum`at 19 september 2008 di pemakaman Gununganyar Rungkut Menanggal Harapan komplek pemakaman dekat dengan rumah almarhum. Semoga arwah almarhum diterima di Sisi NYA serta keluarga yang ditinggalkan kuat tabah ikhlas sabar menghadapi cobaan kehidupan .Amien.
Jasa dalam Srimulat akan selalu terkenang selalu bagi dunia kesenian khususnya surabaya. (berita dari: much lamzy bay ch - zape254@yahoo.com)

Kadaruslan, Penggiat Seni di Surabaya

Sertifikat Rumah pun Digadaikan

“Saya lahir Jumat Kliwon tahun 1931 di Surabaya. Kampung Maspati,” kata Kadaruslan. “Ojok takon tanggal yo, aku ora eling (jangan tanya tanggal, saya lupa),” lanjutnya cepat-cepat. Maklum, kata dia, seperti kebanyakan orang zaman dulu, keluarganya tidak memiliki kebiasaan mengingat tanggal lahir. Baca lebih lanjut »