Cerita Denmark dalam Balet

SURABAYA – Setiap negara pasti punya dongeng soal pangeran yang mencari cinta sejati seorang putri. Salah satu kisah dari Denmark adalah The Princess and The Pea. Kisah itu bakal diangkat dalam pergelaran Dewi Ballet pada 27 Oktober di Gedung Cak Durasim, kompleks Taman Budaya Jawa Timur.
Pergelaran itu dalam rangka ulang tahun Dewi Ballet ke-34. Pada malam pergelaran itu, Dewi Ballet menampilkan 60 balerina.
Selain tarian utama The Princess and The Pea, sejumlah tarian lepas juga dipertunjukkan. Tarian lepas itu berkategori balet anak, balet klasik, disko, kontemporer, dan jazz. Koreografer lima tarian lepas tersebut adalah Amelia Tandjung, Tjindrawati, Ellycia, Amelia Ariastha, Anasthasia Yunita, dan Rudy Soenarto.
“Pagelaran balet dengan mengangkat cerita The Princess & The Pea tersebut baru pertama kali diadakan di Surabaya,” ungkap Amelia Tandjung, penerus Dewi Ballet. (nar/wek)

Jawa Pos, Kamis, 25 Okt 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: