Curahan Hati di Atas Kanvas

SURABAYA – Kini paradigma seni lukis mengalami pergeseran. Lukisan tidak lagi melulu menyajikan karya seni yang memerlukan waktu lama untuk mengekspresikannya. Curahan hati pun bisa diangkat menjadi lukisan menarik.
Itulah yang dilakukan Indah Jawak, pelukis Surabaya, dalam pembukaan pameran lukisan tunggal bertajuk Kasih Itu Indah di lobi Hotel Shangri-La kemarin (21/12). Menurut Indah, objek-objek baru lukisan kini sangat banyak.
“Artinya, objek lukisan bukan lagi sesuatu yang memiliki daya imajiner tinggi. Objek yang indah-indah lebih mudah dicerna secara langsung dan memberi efek ketenangan bagi penikmatnya,” terangnya.
Lukisan-lukisan abstrak, ekpresionis, dan bergaya absurd yang memerlukan daya apresiasi tak selalu menjadi istimewa. Bahkan, menurut dia, belakangan jenis itu kurang laku di pasaran. “Lama-lama lukisan semacam itu bisa ditinggalkan. Orang lebih memilih lukisan yang indah-indah, yang bisa memberi rasa tenang dan nyaman,” ungkapnya.
Indah mengatakan, lukisan tak lagi menjadi hiasan dinding belaka. Tetapi, lukisan juga bisa menjadi bahasa untuk menyampaikan sesuatu dan menggambarkan jiwa pelukis maupun pemiliknya.
Lewat lukisan, Indah mengaku lebih puas dalam mengungkapkan perasaan. Lukisan tentang keindahan alam menginspirasinya untuk mulai melukis dalam dua tahun terakhir. Kini satu per satu karyanya dilirik kolektor, meski masih sebatas kolega di RS Delta Surya, Sidoarjo, tempatnya bekerja sebagai bidan.
Lukisannya juga bersentuhan dengan peristiwa-peristiwa di sekelilingnya. Bahkan, perasaan kalut pun bisa divisualisasikan menjadi lukisan dengan karakter kuat. Untuk itu, intuisi menjadi salah satu modal perupa.
Dalam pameran kali ini, Indah memajang 25 lukisan berbagai ukuran hingga 25 Desember mendatang. Salah satu lukisannya berjudul Merpati Tak Pernah Ingkar Janji, yang memvisualkan perasaan tentang kesetiaan seorang perempuan. “Saya sangat menghargai perasaan setia dengan menggambarkannya dalam simbol-simbol yang mudah dimengerti. Lukisan pun jadi bisa lebih hidup,” tegasnya. (top/ari)

Jawa Pos, Sabtu, 22 Des 2007

Iklan

Satu Tanggapan

  1. ooooowwwwwwwwwwww

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: