Pecantingan Refleksi Budaya Rakyat

SIDOARJO – Rumah Budaya Pecantingan, Sekardangan, Sidoarjo, mengadakan Refleksi Budaya Rakyat. Acara dimulai dengan diskusi serta pameran batik pada Sabtu (22/12) lalu dan akan berlangsung hingga 31 Desember mendatang.
Menurut Ketua Harian Rumah Budaya Pecantingan Hary Arda, kegiatan Refleksi Budaya Rakyat akan menampilkan berbagai kegiatan seni budaya. Yang ikut terlibat, antara lain, seniman batik, lukis, tari, wayang, dan teater.
Dia mencontohkan workshop batik yang dimulai pada hari ini. Peserta akan dilibatkan dalam mendesain batik hingga proses pewarnaan. Segala kebutuhan disediakan panitia. Sabtu lalu, Budi Seniawan dan Joko Wahono selaku pebatik menjadi partner diskusi.
“Batik Sidoarjo sudah hampir punah. Kami mau membangkitkan lagi,” kata Joko. Di Rumah Budaya Pecantingan, juga dipamerkan lebih dari 40 batik dengan berbagai bahan.
Joko berpendapat, masyarakat sering melihat batik dari segi harga dan fungsi, bukan pada desain batik itu sendiri. “Padahal, desain batik mencerminkan keadaan sosial daerahnya. Bisa saja jadi kritik sosial di daerah asalnya,” sambung Joko.
Selain soal batik, ada bazar makanan organik dan tanaman hias yang diselenggarakan bekerja sama dengan PPLH Mojokerto. Di pengujung acara, ada kolaborasi antara dalang, wayang, dan dongeng. (nuq/roz)

Radar Sidoarjo, Senin, 24 Des 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: