Balai Pemuda Jadi Civic Center

Eks Mitra untuk Konser Musik
SURABAYA – Pemkot terus mematangkan perencanaan renovasi Kompleks Balai Pemuda (BP). Di kawasan itu nanti dibangun civic center, tempat warga bertemu dan belajar kesenian serta kebudayaan. Pembangunan civic center diharapkan bisa menjadi ikon kawasan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini menyatakan, tanpa mengubah bangunan cagar budaya yang ada, pemkot akan membangun area civic center. Lokasinya di halaman parkir sisi timur, mulai depan Bioskop Mitra hingga ujung selatan.

“Karena itu, parkir kendaraan nanti dipindah. Dalam rancangan, parkir berada di basement,” ujarnya kemarin (9/5).

Memang, konsekuensinya, pembangunan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, termasuk untuk area parkir. Namun, kata Risma, sudah waktunya masyarakat metropolis memiliki area publik untuk berkumpul dan belajar kesenian. “Civic center itu bisa digunakan untuk pameran, latihan menari, kongko-kongko, dan sebagainya,” jelasnya.

Eks Bioskop Mitra akan disulap menjadi empat lantai. Yakni, untuk sentra beragam konser akustik. “Konser-konser orkestra kami arahkan ke sana. Kami ingin kesenian di Surabaya bangkit,” tegasnya.

Karena itu, pemkot akan menggandeng seniman-seniman Surabaya untuk mengembangkan ide tersebut.

Menurut Risma, ada usul agar di kompleks BP nanti terdapat fasilitas perpustakaan umum. Tapi, mengingat satu dan lain hal, sementara BP hanya akan dijadikan pusat pengembangan kesenian.

Risma menuturkan, penataan kawasan BP merupakan program pembangunan jangka panjang. Karena itu, pembangunannya bertahap, satu per satu. Dengan begitu, hasil keseluruhan baru bisa terlihat pada jangka panjang. “Tidak mungkin dalam setahun bisa selesai,” ujar alumnus ITS tersebut.

Karena itu, sangat mungkin ada penambahan biaya yang akan dimasukkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK).

Khusus renovasi Mitra, kata Kasi Program dan Perencanaan Permukiman Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) Nurhadi, ada tiga alternatif bentuk bangunan yang ditawarkan. “Semua masih dimatangkan. Salah satu alternatifnya, gedung bakal dicat biru, bangunannya empat lantai, dan lantai bawah dijadikan plaza untuk pergelaran kebudayaan terbuka,” jelasnya. (kit/ari)

Jawa Pos, Sabtu, 10 Mei 2008,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: