TBJT SIAP GELAR SURABAYA FULL MUSIK 2008

Langkah Taman Budaya Jawa Timur (TBJT) memberikan tempat apresiasi untuk seniman terus berlanjut. Pada 18-22 Juni mendatang, TBJT akan kembali menggelar Surabaya Full Musik (SFM) VIII/2008 bertema “Nyanyian Nusa Raya” Sebuah Refleksi Nasionalisme.

“Ini yang kedelapan kalinya kami menggelar SFM, semoga ini dapat dijadikan tempat seniman untuk mengekspresikan kreativitasnya,” kata Ketua Panitia SFM VIII Arif Rofiq di kantornya, Jumat (23/5).
Beberapa taman budaya, seperti Taman Budaya Kalimantan Timur, Maluku, dan Sumatera menyatakan turut serta dalam acara tahunan tersebut. Mereka akan menampilkan kesenian khas daerahnya serta beberapa pertunjukan kontemporer. Selain menghadirkan kelompok musik dari luar Jawa, juga akan dihadirkan beberapa seniman musik dari Surabaya dan Jawa Timur, di antaranya M Zaeni, Eko, Hari Wirawan, Aries Setiawan, dan Solichin Jabbar.
Ia menambahkan, tema SFM “Nyanyian Nusa Raya” Sebuah Refleksi Nasionalisme dapat dijadikan tonggak semangat peringatan “100 Tahun Kebangkitan Nasional, untuk mengangkat kembali kesenian Jatim khususnya musik agar dapat dikenal masyarakat. SFM adalah sebuah penegasan kembali posisi seni budaya, khususnya musik dalam konstelasi perjuangan negara Indonesia. Karena itu, ia berharap SFM 2008 dapat dijadikan ajang tukar pengalaman dan transfer ilmu para musisi atau komponis yang ingin melahirkan karya-karya musik inovatif, baik yang berlatar seni tradisional, modern, maupun kontemporer.
Tujuan SFM, memberikan hiburan bagi pencinta seni di Jatim khususnya Surabaya, ajang pengaktualisasian gagasan musik terkini, serta menjadi ajang dialog dan apresiasi yang strategis antara kreator musik, pemikat seni, kritikus, dan masyarakat luas.
Banyaknya kesenian asing yang masuk ke Indonesia, sedikit banyak akan mengubah gaya kesenian Indonesia terutama yang kontemporer. Musisi atau seniman kebanyakan akan menyesuaikan kondisi iklim kesenian yang ada di sekitarnya, termasuk Jatim yang dikenal memiliki segudang seniman andal. “Di Jatim banyak sekali seniman, musisi, dan komponis yang cukup andal. Jika tidak diberikan ruang untuk mengekspresikan hasil karyanya, maka karya mereka tidak akan bisa berkembang,” tuturnya. *(hjr)

d-infokom-jatim.go.id. Jumat, 23 Mei 2008 13:51:45

Iklan

2 Tanggapan

  1. salam nusantara!menggila maya!
    saya baru baca info tentang SFM di TBJT dari artikel yang mas tulis ini.saya ingin bertanya,apa ada kemungkinan kelompok musik kami ( Mahagenta ) dapat ikut berpartisipasi di acara ini mas?saya mohon infonya ya mas.terimakasih banyak.

    Menggila maya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: