“Laskar Pelangi” Divisualkan dalam Lukisan

Surabaya – Novel berseri “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata akan divisualkan dalam bentuk lukisan oleh Hadi Sucipto, seorang guru seni rupa di SMAN Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jatim. Hadi Sucipto kepada ANTARA di Surabaya, Rabu menjelaskan, keinginan itu muncul setelah dirinya bertemu langsung dengan Andrea Hirata alias Ikal saat acara Kick Andy di Surabaya, 24 Agustus 2008.

“Saat itu saya menyerahkan satu lukisan yang terinspirasi dari novel Laskar Pelangi dan Andrea Hirata mengaku terharu. Setelah itu saya terinspirasi untuk melukis dalam bentuk berseri dari novel tersebut,” ujarnya.

Meskipun belum bisa memastikan kapan program itu akan diselesaikan, namun, aluni IKIP Negeri Malang itu berkeinginan agar lukisan-lukisan tersebut bisa dipamerkan untuk dinikmati masyarakat.

Guru yang juga pelukis asal Desa Belahan Kulon, Kecamatan Mojosari, Mojokerto itu mengemukakan, dirinya secara tidak sengaja mendapat kesempatan membaca dan melihat CD Laskar Pelangi.

“Saat itu saya dipinjami oleh teman. Setelah saya baca dan lihat CD-nya sangat bagus, kemudian saya putar di depan murid-murid saya. Akhirnya saya memiliki keinginan untuk melukis tentang novel itu,” katanya.

Mengenai keinginan untuk menceritakan kembali novel “best seller” yang menjadi bagian awal dari tetralogi itu dilakukan setelah dirinya betul-betul merasakan bahwa karya sastra penulis asal Belitung tersebut telah menginspirasi banyak orang.

Karya lukis yang sudah dihadiahkan ke Andrea sebetulnya ia niatkan untuk mengikuti lomba di Yogyakarta pada momen kebangkitan nasional. Namun ternyata dalam lomba itu tidak ada tema mengenai pendidikan.

“Meskipun tidak bisa diikutkan dalam lomba, namun lukisan saya itu tetap bermakna. Setelah tahu akan ada Andrea Hirata ke Surabaya, saya bawa lukisan itu untuk dihadiahkan ke yang bersangkutan,” katanya.

Lukisan yang didominasi warna merah itu merupakan karya ilustratif surealis. Lukisan itu menggambarkan “sosok” ibu Muslimah, guru anggota Laskar Pelangi yang di dalamnya Andrea Hirata menjadi anggota.

Sosok guru dalam lukisan 140 x 140 Cm itu seperti orang-orangan sawah dipasang petani untuk menakuti burung yang hendak memakan bulir-bulir padi.

Lukisan itu mengandung makna bahwa seorang guru yang sepertinya tampak menakut-nakuti, namun pada hakekatnya adalah untuk melindungi siswa.

Masuki M. Astro
antarajatim.com 27 Aug 2008 09:04:36

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: