Irama Budaya Tetap Manggung

Selama bulan suci Ramadhan ludruk Irama Budaya, sebagai satu-satunya ludruk tobong atau nggedong di Surabaya, tetap manggung di gedung ludruk Pulo Wonokromo, Surabaya. Walaupun penontonnya hanya 16 orang, ludruk Irama Budaya tetap setia memberikan hiburan kepada penggemarnya. “Penontonnya sama saja, apakah bulan puasa atau tidak. Kalau malam Minggu, penontonnya bisa sampai 100 orang,” kata Pimpinan Ludruk Irama Budaya Surabaya Sakia, Senin (8/9), di Surabaya. Setiap penonton dipungut tiket Rp 4.000 per orang. Sampai sekarang ini sudah lebih dari 20 tahun, ludruk Irama Budaya itu nobong alias nggedong untuk mengais rezeki sambil menghibur masyarakat penggemar kesenian ludruk di Surabaya. (TIF)

Kompas, Selasa, 9 September 2008 | 16:45 WIB

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Selengkapnya tentang foto-foto Ludruk Irama Budaya buka http://www.dodohawe.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: