Topeng Gethak Rayakan Pamekasan

FOTO ANTARA/Saiful Bahri/08

FOTO ANTARA/Saiful Bahri/08

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan, Madura, ke-478 yang digelar Senin (3/11) malam di Pendapa dimeriahkan dengan Tari “Topeng Gethak”. Kesenian tradisional asal Pamekasan ini ditampilkan setelah pagelaran “Remo Mekkasan”, teater yang mengisahkan asal muasal pemerintahan di Kabupaten Pamekasan zaman dulu.

Tari Topeng Gethak tampil di urutan ketiga, setelah Tari “Mekar Sareh” dan Tari “Sekar Kedaton” yang merupakan tari pembuka dalam acara pagelaran “Remo Mekkasan” itu.

“Kami memang minta persiapan penampilan malam ini lebih maksiamal dari biasanya,” kata Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Pamekasan, Dr.Djamaludin Karim, Senin (3/11) malam.

Selain itu juga berbagai jenis kesenian, baik tari maupun lagu-lagu Madura juga dilantunkan, termasuk kesenian pencak silat yang merupakan kesenian asli warga Pamekasan.

Menurut Bupati Pamekasan Drs Kholilurrahman, selain untuk mengingat sejarah tentang keberadaan pemerintahan zaman dulu, “Remo Mekkasan” juga sebagai upaya untuk melestarikan kesenian tradisional.

“Kami ingin kesenian di Pamekasan ini bisa tetap terjaga. Sebab kesenian tradisional bagi kami merupakan aset yang perlu tetap dilestarikan,” katanya.(*)
Surabaya Post, | Selasa 04/11/2008

Iklan

Satu Tanggapan

  1. minta naskahnya donnnnk n beri judulll kmudian beri pencipta n fungsi dr teaternya makna simbolik n cerita singkat q mau buat drama nihhh tuk modal jdi artis beken gitouuu jadi kumohon sekarang tambahkan articlenya klu perlu upload sekarang pleASE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: