Kalahkan Lumpur

AGUNG R/RADAR SURABAYA

F R Endang Waliati. Foto: AGUNG R/RADAR SURABAYA

TINGGAL hanya sepuluhan meter dari tanggul Lumpur Lapindo di Desa Mindi, Porong, Sidoarjo, ternyata tak membuat pelukis kain perca Endang Waliati ketakutan. Justru bagi dia, bertahan di tanah kelahiran, meski setiap detik diliputi kekhawatiran, adalah sebuah keputusan yang sangat tepat. “Masak sih keteguhan hati saya kalah sama lumpur (Lapindo). Wong saya yang lebih dulu tinggal di situ, daripada bahaya lumpur,” ujar perempuan 49 tahun itu.
Awalnya, Endang mengaku kalau dia dan keluarganya selalu diliputi kecemasan. Terutama terhadap bahaya jebolnya tanggul. Lama-lama kecemasan itu menjadi sebuah kebiasaan. “Ketar-ketir sih masih. Tapi sekarang sudah kayak orang makan saja. Karena, setiap hari perasaannya ya begitu terus,” tutur perempuan yang memiliki nama lengkap Fransisca Romana Endang Waliati. (opi)

Radar Surabaya, 9 November 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: