Mbladus yang Tampak Natural

Tien berkarya di atas kursi rendah seperti orang membatik. (AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA)

RILEKS: Tien berkarya di atas kursi rendah seperti orang membatik. (AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Blaco yang dulu lebih dikenal sebagai kain goni bisa naik kelas dengan cara membuatnya indah lewat sentuhan lukisan. Dengan bahan kain berwarna buram itu, Tien Soebandiri memakainya sebagai bahan utama membuat benda-benda seperti tas, sarung bantal, taplak meja, sarung tisu, hingga rompi.

Semua dilukis sehingga makin menarik. Buat Tien, blaco punya banyak kelebihan: seratnya rapat dan mudah menyerap. Ini membuat cat acrilic water base atau cat tektsil yang disapukan mudah melekat dan membuat permukaan yang merata dan halus. ’’Warnanya yang cenderung mbladus membuat lukisan yang diterakan tampak natural,’’ kata pengusaha kerajinan Tien Handicratf ini.

Saat melukisnya, Tien lebih suka menyiapkan kain blaco yang sudah jadi benda siap pakai, bukan lembaran kain yang belum dijahit. Itu dirasanya lebih mudah dilukis. Seperti di sarung bantal atau tas yang membuat ia bisa memperhitungkan mana bagian yang akan dilukis.

Di benda-benda itu lebih dulu dibuat polanya. Saat ini, Tien lebih menyukai gambar bunga dan anak-anak berwajah Eropa. Jika bunga membuat benda-benda yang dilukisnya tampak cantik, gambar anak-anak berwajah Eropa membuatnya terlihat klasik. ’’Tapi mau gambar apa saja, kain blaco tetap menarik karena dasarnya sudah natural,’’ terangnya.

Karena sudah biasa membuat pola dasar, Tien biasanya langsung membuatnya di kain seperti menggambar. Bukan dengan blat yang diterakan memakai kertas karbon. Pola itu digambarnya dengan pensil. Barulah diteruskan dengan proses mewarnai.

Tak seperti pada kain lain, melukis di blaco tak perlu mendasarinya dengan cat warna putih. Tien bisa langsung mewarnainya dengan warna apa saja. ’’Biasanya saya melakukannya di atas kursi rendah seperti orang membatik,’’ katanya memamerkan kursi kerjanya.

Untuk semua bagian, rata-rata ia pulas dengan kuas aneka ukuran. Namun, tak semua ia pulaskan dengan kuas, kecuali untuk bagian dasar atau yang lebih luas. Ada cara yang merupakan eksplorasi Tien sendiri agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Itu utamanya untuk membuat garis atau titik-titik lembut. Seperti membuat pensil yang mengeluarkan cat jika diterakan, Tien hanya memakai bahan dari plastik. Plastik itu ia bentuk segitiga yang diisi dengan cat. ’’Bagian ujungnya saya lubangi kecil seujung jarum atau sesuai keinginan,’’ katanya.

Dengan cara itu, Tien seperti memiliki pensil yang garisnya sangat tipis jika dipulas. Misalnya, membuat garis tepi atau membuat bagian wajah gambar orang yang memerlukan garis tipis. Atau, membuat gradasi pada gambar yang sudah dipulas cat dasar.(het)

Radar Surabaya, 6 Januari 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: