Wayang Topeng Malang di Pesta Kesenian Bali

brangwetan-baliPanji Kudonorowongso, adalah lakon yang dibawakan Paguyuban Wayang Topeng Panji Asmoro Bangun dari Pakisaji, Malang, dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 19 Juni yang lalu. Sebanyak 25 pemain dengan sutradara dan penulis naskah Suroso, membawakan lakon tersebut di arena panggung terbuka di kompleks Arts Center Denpasar. Pergelaran ini tampil atas nama delegasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Jawa Timur.
Kisahnya berkisah soal keberadaan Dewi Sekartaji yang diculik oleh raksasa (Begawan Gajah Abuh) karena anak raksasa itu (Dewi Wadal Werdi) ingin diperistri oleh Panji Asmoro Bangun. Maka wujud Wadal Werdi diubah seperti Sekartaji, sehingga Raden Panji tertipu. Dewi Sekartaji asli yang berada di hutan tentu merasa sedih, kemudian ditolong oleh Dewa Narada, dan mengubahnya menjadi Panji Kudonorowongso, yaitu dalang wayang spesialis meruwat.
Wadal Werdi (Sekartaji palsu) ternyata menderita penyakit kulit. Untuk menyembuhkannya diundanglah dalang ruwat. Ternyata lakon yang dibawakan dalang itu sangat menyinggung hati Wadal Werdi, dia marah, mengamuk, sehingga wujudnya berubah menjadi asli sediakala, yaitu Dewi Wadal Werdi, alias anak raksasa.
Begawan Gajah Abuh tahu usahanya gagal, mengamuk, namun berhasil diredakan Panji Asmorobangun. Dewi Sekartaji dan Panji Asmorobangun, akhirnya dapat berkumpul kembali. Kerajaan Jenggala menjadi tata tenterem kerta raharja.
Dalam pentas di arts center itu, tokoh komedi Potro sempat mengajak penonton ikut menari. Maka majulah dua anak muda lelaki dan perempuan. Mereka ternyata piawai menari, mengimbangi Potro. Begitu pula ketika kemudian Potro menarik kembali tiga penonton laki-laki sekaligus untuk menari bersama. Mereka juga dengan mudah menari dan tak kalah dengan Potro. Dasar orang Bali. – henri nc

8 Tanggapan

  1. pertamaX
    sudah saatnya lestarikan budaya indonesia. Jangan samapi tenggelam dijaman modern.
    http://tforce2009.wordpress.com/

  2. Sangat membanggakan bagi Kami Keluarga Seniman Padepokan Seni Topeng Asmorobangun yang sudah mendapatkan kesempatan berekspresi di Art Centre Bali. Di kota tempat lahir kesenian Wayang Topeng Malang, sangat jarang sekali kami mendapat kesempatan seperti di Art Centre tersebut.
    Apresiasi masyarakat setempat bener-benar menjadikan semangat bagi kami khususnya generasi muda seniman topeng malang untuk terus mengembangkan diri dan konsisten dalam berkesenian topeng.
    Matur nuwun kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kesenian wayang topeng Malang.

  3. wow………… cak su makin sip ae….

    cayooo buat topeng malangan

  4. Kalau mau menghubungi Paguyuban Topeng Malang ini dimana? Teleponnya nomor berapa? Kalau ingin nanggap tarifnya berapa? Saya ingin menaggap satu judul cerita Topeng Malang untuk direkam dalam video sebagai inventarisasi Budaya Jawa Timur. Aapakah mungkin Topeng Malang ini diperkembangkan menjadi semacan Wayang Irang Jawa Timuran dengan basis cerita dan gaya pedalangan Wayang Kulit Jawa Timuran? Mohon penerangan.

  5. Maaf ada yang salah ketik, pada alinea lima saya tulis “Wayang Irang” seharusnya “Wayang Orang”. Saya ingin ada suatu perkembangan seni Wayang Orang Jawa Timuran asli yang sejajar dengan Wayang Orang Gaya Surakarta yang sudah kita kenal itu.

  6. Tolong pihak yang terkait dengan Seni Topeng Malang untuk memberikan jawaban pada pertanyaan saya diatas. Terimakasih

  7. coba hubungi Handoyo 0817 540 4437

  8. Matur kesuwun.Mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: