Relevansi Jaringan Pelaku Seni Candi

• Pada dasarnya candi adalah sebuah produk peradaban masa lalu yang memiliki makna budaya yang dalam dan dibuat dengan citarasa seni yang tinggi. Sebagai karya seni, candi perlu mendapat apresiasi sedemikian rupa agar dapat memberikan makna yang maksimal. Candi bukan lagi milik umat golongan tertentu, namun sudah menjadi ruang publik bagi semua golongan.

• Diperlukan sebuah dialog terus menerus agar keberadaan candi dapat memberikan inspirasi bagi penciptaan karya seni, mempertajam naluri, menghaluskan perasaan, mengasah kepekaan terhadap lingkungan dan menebalkan jiwa sosial terhadap sesama. Pada masanya, tentu candi dibangun bukan demi kebutuhan praktis dan untuk kepentingan jangka pendek. Candi tentu dibangun dengan semangat dan energi yang luar biasa. Dengan membuka diri berdialog dengan candi itulah kita dapat menyerap energi tersebut ke dalam jiwa kita.

• Pelaku Seni Candi, adalah orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap keberadaan candi sebagai produk budaya, yang bersedia membuka diri untuk berdialog dengan candi dan lingkungannya, yang tidak bersikap arogan terhadap alam, dan bersikap hormat terhadap candi demi kemaslahatan umat manusia dan kelestarian alam.

• Pelaku Seni Candi bukan harus seniman, melainkan siapa saja. Berdialog dengan candi bukan harus melakukan ritual seni di lokasi candi, melainkan bisa dilakukan dalam berbagai cara, sesuai dengan kebutuhan dan perpektif masing-masing dalam memahami candi.

• Jaringan Pelaku Seni Candi, perlu dibentuk agar tercipta sebuah sarana komunikasi dan informasi sesama pelaku sehingga dapat digagas dan diciptakan berbagai aktivitas yang bermuara pada keselarasan bersama alam dan lingkungan, demi pemuliaan nilai-nilai kemanusiaan.

• Catatan: Ini baru konsep, dapat dibahas bersama dalam pertemuan Srawung Seni Candi di Candi Sukuh, Karanganyar, Jawa Tengah, 31 Desember 2010.

Salam
Henri Nurcahyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: