Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia

Berbagai seni pertunjukan dari 28 provinsi di Indonesia bakal meramaikan Surabaya dalam acara Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia tanggal 11 – 15 Juli 2012. Pembukaan dilakukan di Taman Candrawilwatikta Pandaan, tanggal 11 Juli 2012 pukul 19.00. Acara berikutnya berlangsung tanggal 12 – 15 Juli 2012 di pendopo Taman Budaya dan Gedung Cak Durasim di kompleks Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali 85 Surabaya.

Kegiatan tahunan ini sudah berlangsung sejak tahun 2004 di Surabaya, dan kali ini untuk kedua kalinya Taman Budaya Jatim (TBJT) menjadi tuan rumah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, DR. H. Jarianto, MSi, menjelaskan, Temu Karya Taman Budaya ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan terhadap keragaman budaya nusantara dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagaimana gagasan awal berdirinya Lembaga Taman Budaya dimaksudkan sebagai rumah budaya sekaligus garda depan pengawal pelestarian dan pengembangan seni budaya di provinsi masing-masing.

Temu Karya dan Temu Kepala Taman Budaya se-Indonesia ini didukung oleh Direktorat Jendral Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan provinsi Jatim selaku tuan rumah. Program kegiatan ini adalah satu bentuk peneguhan komitmen kebangsaan dalam kebhinekaan di era semangat kedaerahan yang semakin mengedepan seperti saat ini. Melalui Temu Karya ini peran seniman sebagai penebar nilai dan penyentuh perasaan lewat karya-karya yang memiliki kedalaman makna, selayaknya terus dikembangkan untuk sedikit ikut menerangi lorong gelap kehidupan yang tengah terjadi.

Pada saat acara pembukaan, digelar sendratari “Surya Majapahit” dari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya yang sekaligus menandai alih kelola Taman Candra Wilwatikta Pandaan dan STKW Surabaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Gelar Agung Sendratari Surya Majapahit” ini mengisahkan kebesaran kerajaan Majapahit dibawah kepemimpinan Ratu Tribuwana Tunggadewi hingga Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gadjah Mada. Keteladanan yang dikedepankan adalah satu dalam keberagaman untuk melindungi nusantara serta mengukuhkan lencana kerajaan Majapahit, yaitu buah Maja, yang elok di luarnya namun pahit rasanya. Makna filosofisnya adalah apabila kesenangan diri dipuja maka pahitpun akan tiba. Sutradara Wahyudianto, penata artistik Arief Rofiq, penata tari Agustinus HS, didukung oleh 200 pemain.

Acara selengkapnya adalah, masing-masing provinsi akan menampilkan satu tari tradisi daerah dan satu karya seni garapan baru dalam parade pergelaran seni pertunjukan. Selain itu juga digelar pameran fotografi seni pertunjukan dari setiap provinsi, Dialog Budaya, Temu Kepala Taman Budaya dan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisi seluruh Indonesia, serta bazaar kerajinan dan cenderamata khas Jawa Timur. Sementara Galeri Nasional Jakarta, ikut menyemarakkan dengan pameran sosialisasi.

Sebanyak 28 provinsi peserta acara ini terdiri dari 25 Taman Budaya, dan tiga provinsi yang belum memiliki Taman Budaya yaitu provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bangka Belitung dan Banten. Sedangkan DKI Jakarta diwakili oleh dua institusi, yaitu Balai Latihan Kesenian (BLK) Jakarta Pusat dan BLK Jakarta Selatan. Pada giliran paling akhir, provinsi Jawa Timur akan menyajikan pertunjukan “Panji Remeng” yang digarap oleh Heri Lentho. (*)

Info selengkapnya:
1. Kartika Widyawati, SE, MBA, Kepala Seksi Penyajian Seni dan Budaya, HP: 0813 3067 5999
2. Dra. Lilis Sukartini, Kepala Seksi Pengembangan Seni dan Budaya, HP: 0813 3004 8831.
3. Taman Budaya Jatim: 031 534 2128

Download: http://www.brangwetan.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: