Seminar Nasional di Bursa Lukisan

Foto Jais DargaSURABAYA: Jais Hadiana Dargawijaya, pialang lukisan kelas internasional bakal membeberkan pengalaman dan pengamatannya mengenai pasar seni rupa dalam seminar nasional di Jx International (Jatim Expo), Jl. A. Yani 99 Surabaya, Sabtu (23/11), mulai pukul 10.00. Seminar gratis yang terbuka untuk umum ini merupakan rangkaian acara Bursa Lukisan Indonesia (BLI) yang dibuka sehari sebelumnya (22/11) oleh Gubernur Jatim, DR. H. Soekarwo, M.Hum. BLI itu sendiri berlangsung tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu (24/11).

Selama ini nama Jais ini dikenal sebagai pialang karya seni terkemuka. Art dealer perempuan pertama di Indonesia itu sudah berhasil “menaklukkan” kubu-kubu seni di Paris, Amsterdam dan New York. Perempuan asal Sunda yang bermukim di Bali dan Paris ini akan berbicara dalam seminar tersebut satu sesi dengan Syakieb Sungkar, seorang kolektor ternama dan pengamat seni terkemuka asal Jakarta, dan dimoderatori oleh Syarifudin.

Seminar ini dibuka oleh DR. Lalu Wildan, Deputi V Menpora Bidang Harmonisasi. Tampil sebagai pembicara sesi berikutnya adalah kurator profesional, Suwarno Wiserotomo. Staf pengajar Pasca Sarjana ISI Yogyakarta itu akan didampingi oleh Djuli Djatiprambudi, ketua jurusan seni rupa FBS Unesa. Sesi kedua ini dimoderatori oleh Freddy H Istanto. Sebagai sesama akademisi, mereka akan mengudar kaitan antara pasar seni lukis dengan dunia akademis.

Bursa Lukisan Indonesia, menurut M. Anis selaku ketua panitia, baru pertama kali diselenggarakan. Biasanya memang bernama Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) yang diadakan sekitar bulan Mei. Kali ini, BLI yang juga diselenggarakan atas nama Sanggar Merah Putih sengaja digelar bulan Oktober untuk mengisi jeda waktu yang cukup jauh dengan PSLI tahun berikutnya. Sebab mulai tahun depan PSLI akan digeser waktunya menjadi bulan Oktober, yang sekaligus untuk menyemarakkan HUT Provinsi Jawa Timur.

Beda dengan PSLI yang berupa stand-stand pelukis, kali ini penyelenggaraan BLI sama dengan pameran lukisan sebagaimana biasanya. Pesertanya adalah para pelukis yang menjadi peserta PSLI yang lalu. Hanya saja, mereka hanya mengirimkan karya lukisnya, masing-masing dua, untuk kemudian dipajang oleh panitia.

Menurut catatan panitia, jumlah peserta yang terdaftar dalam acara ini sebanyak 110 pelukis atau 220 karya. “Bisa jadi, ini adalah pameran lukisan terbesar di Indonesia,” ujar Anis. Info selengkapnya: Heti Palestina Yunani (0852 5770 3001), Henri Nurcahyo (0812 3100 832) – (hn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: