Tarian dan Lagu Terbaik Tuban di Taman Budaya

Visualisasi Lagu Daerah "Gedog Lohsan"

Visualisasi Lagu Daerah “Gedog Lohsan”


SURABAYA: Karya tari garapan baru dan lagu daerah dari Tuban yang dinyatakan sebagai karya terbaik Festival Kesenian Jawa Timur 2014 dipentaskan di Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali 85 Surabaya Jum’at malam (23/5). Pementasan karya tari Gagar Mayang dan lagu daerah Gedog Lohsan ini menjadi bagian dari acara Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) Tuban Bumi Wali Spirit of Harmony yang berlangsung hingga Sabtu malam (24/5).

Sebagaimana diberitakan, dalam Festival Kesenian Jatim yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur itu (29 April – 3 Mei) Kabupaten Tuban berhasil mengumpulkan penghargaan terbanyak atau dapat disebut sebagai Juara Umum. Karya Tari “Gagar Mayang” itulah yang dinyatakan oleh Dewan Pengamat Festival Karya Tari berhasil meraih salah satu dari tiga Penyaji Terbaik, Penata Tari Terbaik (atas nama Hendrid Suko Tri Utomo), Penata Musik Terbaik (Purwo Suleksono, S.Sn) serta Penata Rias dan Busana Terbaik (Marista Eka Natalia, S.Pd).

Sedangkan dalam Festival Lagu Daerah (FLD) yang merupakan rangkaian Festival Kesenian Jawa Timur, Kabupaten Tuban juga berhasil meraih predikat Penyaji Terbaik dan Pencipta Lagu Terbaik (atas nama Joko Wahyuono) melalui karya yang berkisah mengenai potensi seni batik khas Tuban tersebut. Lohsan adalah salah satu motif batik Gedog Tuban yang merupakan gabungan antara motif burung merak, walet atau luhdoyo dan burung Phoenix. Keunikan wujud desain bernuansa khas kedaerahan inilah yang kemudian menjadi inspirasi lagu Gedog Lohsan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Timur, Dr. Jarianto, MSi, menyatakan, bahwa GSBD itu merupakan sarana promosi potensi seni budaya dan pariwisata yang secara operasional ditangani oleh Taman Budaya Jawa Timur. Kebetulan Disparbud Jatim baru saja menyelenggarakan Festival Kesenian Jawa Timur, dimana Kabupaten Tuban menjadi juara umum. Karena itulah bisa dipahami kalau kemudian Tuban menyajikan karya tari dan lagu terbaik dalam GSBD ini agar masyarakat dapat melihat kembali dan mencermati kualitasnya sehingga dinyatakan sebagai salah satu karya terbaik. “Bagi yang belum sempat menyaksikan dalam FKJT maka kali inilah kesempatan untuk menontonnya,” ujar Jarianto yang akan membuka resmi acara ini dengan menabuh Bonang Renteng.

Selain tari dan musik juara tersebut, dalam GSBD ini juga disajikan Musik Tongklek, Tari Nilanjar dan pergelaran sendratari berjudul “Sang Aulia” yang menjadi penutup acara hari pertama, Jum’at malam. Keesokan harinya diselenggarakan Lomba Band Remaja, Pergelaran Musik Band “Sapta Pesona” dan Campursari, dipungkasi dengan Pergelaran “Langen Tayub” yang dilaksanakan hingga Sabtu larut malam.

Sebagaimana biasa, selain sajian seni pertunjukan, dalam GSBD ini juga digelar pemutaran informasi produk unggulan dan penayangan selayang pandang Kabupaten Tuban, pameran karya seni dan bazaar kuliner.
Informasi selengkapnya, Taman Budaya Jawa Timur, telp 031 5342128 (*)

2 Tanggapan

  1. kok cari di internet lagu gedog lohsan tidak ada ya? tolong dong di share lagunya seperti apa..

  2. Klo musik daerahnya tuban ada gak???
    Tlong share y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: