Cuk Sugrito, Pelestari Seni Budaya Bawean

Cuk Bawean - 2Penghargaan buat budayawan Bawean kali ini sebetulnya (hampir) terlambat. Sebab tahun 2013 lalu Drs. Cuk Sugrito telah dinobatkan menerima penghargaan Pelita Nusantara dari Indonesia MDG Awards (IMA). Penghargaan itu hadiah ulang tahun ke 70 bagi lelaki kelahiran Bawean, 29 Oktober 1943 ini. Bulan Maret 2014, Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Presiden RI.

Pensiunan Guru PNS ini termasuk salah satu dari 23 penerima penghargaan se-Indonesia, dalam kategori pengabdian pendidikan dan pelestarian budaya daerah. Sebelumnya, Cuk Sugrito telah menerima penghargaan Anugerah Jasawan Internasional dari Persatuan Bawean Singapura (PBS) tahun 2011, penghargaan Lencana Panca Warsa VII Pramuka dari Bupati Gresik tahun 2013, dan banyak penghargaan lainnya yang pernah terima oleh mantan Ketua LP Ma’arif Pulau Bawean ini.

Hanya saja, dia berharap kepada generasi penerus bangsa untuk mencintai budaya daerahnya sendiri. Karena budaya daerah merupakan akar budaya nasional. “Cintailah budaya daerah sendiri untuk mengangkat budaya nasional, daripada budaya dari luar yang dikenal lebih ekstrem,” tuturnya. Sebagai Kepala SMA Umma Sangkapura, Cuk mencontohkan, siswa di SMA Umma setiap Rabu dan Kamis diwajibkan berpakaian Melayu untuk mempertahankan adat istiadat sebagai rumpun Melayu.

Sekian banyak penghargaan tersebut rasanya memang sudah layak diterimanya, dedikasinya dalam kesenian sudah dimulai sejak tahun 1962 sebagai anggota LESBUMI di Surabaya (sampai tahun 1967). Pernah menjadi pemain dan sutradara pementasan drama di beberapa kota di Jawa Timur, sejak tahun 1967 membina seni drama di YAPI UMMA Bawean, Duta Kabupaten Gresik dalam Festival Temu Manten Jawa Timur di Malang (1993, 2001), Duta Seni Bawean dalam pementasan ke Singapore (1994, 1997), dan sejak tahun 1999 bersama Lembaga Eskavasi Budaya Beku Bhei-Bhei mulai intens menggali seni tradisi Bawean.

Tahun 2007, menampilkan seni tradisi Bawean dalam Etalase Kesenian Etnik Jawa Timur di Taman Budaya Surabaya. Tahun 2008; Duta Propinsi Jawa Timur dalam Festival Maulid Nusantara III di Islamic Center Jakarta. Tahun 2012: Molod Bawean dalam Gelar Tradisi Komunitas Budaya se-Jawa Timur. Sejak 2010 aktif dalam berbagai event budaya di Kabupaten Gresik dan sebagai duta Kabupaten Gresik ke event Propinsi Jawa Timur.
Alamat: Laok Songai, Sawah Mulya 001/004 No. 44-45 Sangkapura – Pulau Bawean Kabupaten Gresik. (hn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: