Lilis Imarotin, Pembatik, Tuban

Lilis - 1Masih berusia muda, Lilis Imarotin dapat disebut sebagai generasi muda pelestari Batik Gedhog Tuban. Lahir di Tuban tanggal 4 Mei 1996 (baru berumur 18 tahun), Lilis sudah mulai menjadi pembatik sejak kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dan menjadi salah satu pembatik andalan UKM Batik Tulis Tenun Gedhog “Sekar Ayu” milik Uswatun Hasanah. Sedemikian trampilnya Lilis mengakrabi desain batik sehingga anak kedua dari tiga bersaudara ini mampu melukis motif batik di atas kain putih tanpa skets awal.

Sebagaimana umumnya penduduk desa Kedungrejo, Kerek, Tuban, mayoritas memang menjadi pembatik. Demikian juga keluarga Lilis, khususnya ibunya. Sementara ayahnya sudah meninggal dunia, sehingga Lilis tidak mampu meneruskan sekolah, hanya berhenti seusai tamat SMP tahun 2012 yang lalu.

Maka seiring dengan kemajuan UKM “Sekar Ayu” maka Lilis ikut pula berpameran di berbagai kota sehingga semakin menambah pengalamannya. Uswatun Hasanah, pemilik “Sekar Ayu” memang dikenal sebagai Penjaga Batik Tradisi Bumi Ranggalawe. Dibawah binaan PT Semen Gresik, usahanya maju pesat hingga pernah meraih penghargaan Upakarti dari Presiden RI tahun 2010 untuk katagori Pelestari. Pada tahun yang sama Uswatun juga meraih Juara Umum Anugerah UKM Semen Gresik 2010.

Ada ratusan motif batik ciptaan Uswatun, yang kesemuanya itu justru membuat Lilis tertantang untuk mewujudkannya di atas kain putih hingga menjadi batik tulis yang bernilai mahal. Batik Tenun Gedhog memang khas Tuban, berbahan baku kapas yang juga menjadi komoditas pertanian di Bumi Ranggalawe tersebut.

Sebagai generasi muda, Lilis ikut merasa bangga bahwa Batik Gedhog Tuban bisa bangkit kembali setelah sekian lama ditinggalkan perajinnya. Lilis juga senang bahwa batik yang dirinya ikut melukisnya itu sudah berhasil menembus pasar mancanegara seperti Swedia, Australia, Thailand, Kamboja dan sejumlah negara lain.
Apalagi, Uswatun yang juga seorang kolektor batik Gedog dari beragam motif dan berbagai masa ini memiliki gagasan mulia yaitu ingin menjadikan Desa Kedungrejo sebagai Desa Wisata dan Museum Batik Gedog. Tentu saja Lilis dengan senang hati menyambutnya. (hn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: