Moehammad Sinwan

Sinwan adalah pekerja teater yang gigih. Dia bukan hanya bermain sebagai aktor, namun juga menulis naskah, menjadi sutradara dan membina teater di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Bahkan, aktivitas teater itu sendiri lantas dilengkapi dengan menulis esai, puisi dan cerpen, serta menjadi penggerak aktivitas seni budaya. Dan itu semua mendapat dukungan penuh isterinya.

Dalam kancah teater, namanya lebih dikenal dengan panggilan Lekboss. Perjalanan karirnya dalam teater bermula dari mendirikan Teater Idea di SMAN 4 Malang tahun 1984, kemudian hengkang keluar sekolah tahun 1986 menjadi Teater Ideot. Sinwan alias Lekboss memang rajin membina teater di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Malang. Bukan hanya workshop keaktoran, namun juga workshop film pendek di berbagai daerah, serta menjadi juri berbagai lomba teater, film pendek dan baca puisi.

Lebih dari 45 pementasan teater yang disutradarainya, sementara film pendek yang lahir dari tangannya lebih dari 50 karya. Maklum lelaki kelahiran Sugihwaras, Bojonegoro, 27 November 1966 ini pernah menjadi sutradara terbaik dalam festival drama sekolah se-Jatim (1985), juara baca cerpen antar guru se-Malang (2003), sutradara dan penata musik terbaik Festival Teater Remaja se-Malang (2005), Juara penulisan naskah terbaik loba fragmen Jatim (2010) dan berbagai kejuaraan lainnya.

Bapak tiga anak ini juga beberapa kali terlibat dalam FTV SCTV, antara lain Cintaku Kembali ke Desa, Pacarku Bukan Teroris (2011), Mas Barep Jejaka Bromo dan tiga FTV lain yang semuanya diproduksi tahun 2013, serta sejumlah film pendek. Disamping itu, suami Rumanti Peristiani ini aktif menulis puisi, cerpen, esai dan naskah teater serta skenario film pendek.

Diantara berbagai aktivitas seni budayanya, sarjana sastra IKIP Malang ini juga pernah menggelar even monumental yaitu Pesta Seni Pertunjukan Kota Dingin (1996, 2001, 2014), menerbitkan majalah kebudayaan dan menjadi guru Bahasa dan Sastra Indonesia. Dalam kesempatan itu, Bengkel Teater Rendra juga pernah didatangkannya. Maka dengan tegas dia menyebut dirinya sendiri, “pekerjaan saya adalah guru, profesi saya adalah sutradara, aktor dan pekerja teater”. Mirip ayahnya, seorang guru SD dan pemusik yang juga pelukis. (hn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: