Heri Lentho dan Dynand Fariz Raih Penghargaan Menteri Pariwisata

01JAKARTA: Dua orang seniman Jawa Timur, Heri Prasetyo alias Heri Lentho (Surabaya) dan Dynand Fariz (Jember) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Katagori penghargaan untuk Heri Lentho sebagai Kreator Seni Pertunjukan, sedangkan Dynand Fariz sebagai Penyelenggara Event Seni Pertunjukan. Bersama mereka, juga ada enam seniman lainnya yang mendapat penghargaan dengan katagori berbeda.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc, di halaman Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua Jakarta, Selasa malam (9/12). Dalam saat yang sama juga dilakukan Pencanangan Pembangunan Ruang Pertunjukan Seni dan Budaya Kawasan Kota Tua Jakarta.

Sebagaimana diketahui, bahwa Heri Lentho selama ini dikenal seniman yang tidak pernah bisa berdiam diri dalam berkarya sepanjang tahun. Alumnus jurusan seni tari IKIP Negeri Surabaya berpengalaman dalam berbagai level produksi teater, tari, musik dan termasuk sebagai senior stage manager di Jawa Timur. Selain itu lelaki kelahiran Malang 13 Mei 1967 ini dikenal sebagai koreografer dan berpengalaman dalam menyiapkan berbagai event kesenian.

“Dan istimewanya, meski Lentho selalu sibuk mengerjakan karya pesanan, namun dia masih sempat membuat karya pertunjukan menurut idealismenya sendiri. Sendratari “Rajapatni” adalah karya idealis mutakhir (22/11) yang digelar di pelataran Candi Brahu, Trowulan, bersama penari-penari senior. Lentho juga pernah meraih penghargaan Penata Tari terbaik tingkat nasional dan Penyaji Terbaik Festival Seni Pertunjukan Nasional,” tutur Henri Nurcahyo, pengelola Pusat Informasi Kesenian Jawa Timur “Brang Wetan” yang menghadiri acara penghargaan tersebut.

Sedangkan Dynand Fariz selama ini dikenal sebagai seniman tatabusana yang sukses menggelar Jember Fashion Carnival (JFC) selama 12 tahun yang sudah melegenda dan ditiru oleh banyak daerah itu. Alumnus jurusan seni rupa FBS IKIP Negeri Surabaya (Unesa) dan Sekolah Mode ESMOD Jakarta dan Paris itu sudah meraih berbagai penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri. Diantaranya, The Creative & Innovative Institution (2012), Tokoh Industri Kreatif (2012), Inspirator Social Enterprenuership Dunia katagori Fashion Canival di Brazil.

“Meski demikian, kedua seniman potensial dan banyak pengalaman ini ternyata sama sekali belum pernah mendapatkan Penghargaan Seni Budaya dari Gubernur Jawa Timur yang menjadi tradisi tahunan itu,” tambah Henri Nurcahyo.

Berikut ini adalah penerima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata selengkapnya:
Katagori Kreator:
– Ali Syukri, S.Sn, M.Sn, (Sumatera Barat)
– Heri Prasetyo alias Heri Lentho (Jawa Timur)
– Syukri Ramzan (Bengkulu)
Katagori Pengelola :
– Indrawati Lukman – Studio Tari Indra, Bandung, Jawa Barat
– Amna Kusumo – Yayasan Kelola, DKI Jakarta
Katagori Kritikus:
– Afrizal Malna (DIY, sekarang sedang tinggal di Berlin)
Katagori Penyelenggara Event Seni Pertunjukan:
– Dynand Fariz – Jember Fashion Carnaval, Jember, Jawa Timur
– Maria Darmaningsih, Siti Nurchaerani Kusumastuti dan Melina Surya Dewi – Penyelengara Indonesia Dance Festival (IDF).

Sedangkan Tim Juri yang melakukan penilaian dipimpin oleh Sukatno, S.Sn, MM, dengan anggota Nano Riantiarno, Juju Masunah, M.Hum, PhD, Drs. Chairul Slamet, M.Sn, Dra. Irawati Kusumoasri, M.Sn, Dr. Julianus P. Limbeng, M.Si, dan Benny Johanes. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: