Penghargaan Gubernur Jatim Buat 15 Seniman Budayawan

001
SURABAYA: Sebanyak 15 (lima belas) seniman dan budayawan Jawa Timur mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas prestasi dan dedikasinya dalam bidang seni budaya. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada 3 (liga) lembaga peduli seni. Seremonial penghargaan tersebut dilakukan di Gedung Grahadi Surabaya Senin pagi (12/10) seusai upacara peringatan HUT Provinsi Jawa Timur.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah penerima penghargaan ini meningkat dari 10 menjadi 15 orang dalam acara yang merupakan tradisi pemerintah provinsi Jawa Timur ini.

Mereka yang mendapat penghargaan kali ini terbagi dalam katagori Kreator Seni, yaitu: 1. Wahyu Nugroho (Seni Rupa, Kabupaten Pasuruan), 2. Wiryadi Darmawan (Seni Film, Surabaya), 3. Pamrih (Seni Tari, Trenggalek), 4. Eko Kasmo (Seni Musik, Tuban), 5. S. Jai Seni Sastra, Lamongan), dan 6. O’onk Faturrahman (Seni Teater, Jember).
Sedangkan yang tergolong Seniman/Tokoh Berdedikasi adalah (7) Jathi Kusumo (Malang), (8). Ahmad Fauzi (alm), Sumenep, (9) Teguh Santoso, komikus (alm), Malang, (10) Surati, kentrung (alm), Tuban, (11). Asmika, teater, (Sidoarjo).

Empat seniman yang termasuk Katagori Pelestari Budaya adalah (12) Trisnowati, seni tari, Situbondo, (13) Bambang Sugiono, musik, Mojokerto, (14) JFX Hoery, sastra Jawa, Bojonegoro, dan (15) Akhmad Darus, seni topeng dalang, Sumenep.

Lembaga Peduli Seni Budaya yang mendapat penghargaan adalah: Galeri Orasis Surabaya, Sanggar Turangga Yaksa “Purwo Budoyo”, Trenggalek, dan Yayasan Seni Surabaya (YSS) Surabaya.
Profil masing-masing penerima penghargaan akan dimuat menyusul. (hnr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: