Nganjuk, Lumajang dan Sidoarjo, Juara Pawai Budaya

0000
BLITAR: Kabupaten Nganjuk, Lumajang dan Sidoarjo berhasil keluar menjadi juara dalam ajang Pawai Budaya atau Jatim Specta Night Carnival yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim dan Pemerintah Kabupaten Blitar Sabtu malam (30/7). Ketiga kabupaten tersebut berhasil mendapatkan nilai paling tinggi dan dinyatakan sebagai Tiga Penyaji Terspecta tanpa peringkat.

Perhelatan tahunan ini diselenggarakan pertama kali tahun 2014 di Ngawi, menyusul di Banyuwangi setahun kemudian dan kali ini di Blitar yang dikaitkan menjadi rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar tanggal 5 Agustus mendatang. Acara ini diikuti oleh 28 peserta kab/kota di Jawa Timur dan satu peserta tamu dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dewan Pengamat yang bertugas menilai terdiri dari Drs. Arief Rofiq, MSi (STKW), Soekatno, SSn, MSn (Taman Budaya Jatim) dan Aries Setiawan, MSn (ISI Solo), juga menetapkan 10 peserta terbaik, 10 peserta unggulan, 4 peserta harapan, dan 5 peserta dengan kendaraan hias terbaik. Masing-masing mendapatkan piagam dan trofi Kepala Dinas Budpar Jatim. Sedangkan satu penghargaan khusus yang diberikan kepada peserta Kabupaten Blitar sebagai tuan rumah, mendapatkan Piala Gubernur Jatim. Sedangkan ketiga Peserta Terspecta tersebut di atas, selain Trofi Gubernur Jatim juga mendapatan hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar Tp 10 juta, disamping hadiah tambahan dari PT. Peti Kemas, yang juga diberikan kepada 10 Peserta Terbaik.

Sepuluh (10) Penyaji Terbaik tanpa jenjang adalah sebagai berikut: Kab. Mojokerto, Kab. Pamekasan, Kota Blitar, Kota Kediri, Kab. Trenggalek, Kota Malang, Kab. Magetan, Kab. Gresik, Kab. Jember dan kota Surabaya.

Sepuluh (10) Penyaji Unggulan tanpa jenjang yaitu: Kab Malang, Kab. Bojonegoro, Kab Probolinggo, Kota Mojokerto, Kab Pacitan, Kota Madiun, Kota Pasuruan, Kab Tuban, Kab Ngawi dan Kab Sampang.

Empat (4) Penyaji Harapan tanpa jenjang adalah: Kab. Sumenep, Kab. Bangkalan, Kab. Madiun dan Kab. Lamongan.
Yang menarik, meski Sumenep dan Lamongan tergolong dalam 4 peserta yang mendapat nilai terendah, namun keduanya berhasil meraih penghargaan dalam katagori Kendaraan Hias terbaik tanpa jenjang bersama dengan penyaji dari Kab Pamekasan, Kota Malang dan Kab Tuban. (hnr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: