Pelajar Kota Malang Juara Ludruk Remaja

MALANG. Paguyuban Seni Pelajar Kota Malang, dari Kota Malang, berhasil merebut gelar sebagai Grup Penyaji Terbaik dalam Festival Ludruk Remaja yang digelar dalam rangkaian Budaya Adhikara II di Taman Krida Budaya Malang. Dengan lakon: eMBeR, kelompok yang sama juga meraih Penyaji Humor Terbaik dan Penyaji Kidungan Jula-juli Terbaik.
Dalam dalam penutupan Budaya Adhikara, Jumat malam (23/5), juga dibacakan pengumuman pemenang beberapa festival lainnya, sebagai berikut: Baca lebih lanjut

Minim, Peminat Festival Ludruk

MALANG – Minat seni ludruk pelajar dalam ajang Festival Budaya Adhikara Jatim di Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ) tak seramai festival seni tari. Dari 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur, hanya 17 peserta yang ikut ajang tersebut. Dengan begitu, tak ada separuh dari total wilayah kota dan kabupaten di kawasan Pulau Jawa paling timur itu. Baca lebih lanjut

Wayang Orang Anak Tutup Budaya Adhikara

Sebuah pertunjukan Wayang Orang yang semua pemainnya anak-anak, menjadi pamungkas dalam gelar Budaya Adhikara II di Taman Krida Budaya (TKB) Malang, Jum’at (23/5) malam. Bukan hanya pemainnya, namun semua pengrawit yang mengiringinya juga terdiri dari anak-anak.

Meski anak-anak, namun kemampuan mereka tak boleh diremehkan. Terbukti, kelompok ini tahun lalu menyisihkan peserta dari berbagai daerah dalam Festival Seni Pertunjukan, sehingga tercatat sebagai salah satu dari lima penyaji unggulan (5 besar). Bahkan, dalam rangkaian gelar Budaya Adhikara I di tempat yang sama, kelompok ini juga menyabet gelar sutradara terbaik. Baca lebih lanjut

Penari Pinisepuh Awali Budaya Adhikara 2008

Para penari yang sudah berusia lanjut dari berbagai kota akan menyajikan Beksan Kasepuhan (Tarian Gunungsari dan Gatutkaca Pergiwo) dalam pembukaan “Budaya Adikara” di Taman Krida Budaya (TKB) Jatim, Jl. Soekarno Hatta Malang, Minggu (18/5), pukul 19.00.

Tak kalah menarik, beberapa karya tari dan musik yang pernah menjadi juara nasional 2007 mewakili Jatim disajikan dalam bentuk medley. Diawali Tari Seblang, dilanjutkan Dipendi-pendi (pemenang Festival Nasional Tari Melayu di Palembang), Suramadu (juara Parade Lagu Nusantara di Jakarta), dan Tari Boran (juara umum Parade Tari Nusantara di TMII). Baca lebih lanjut