Koreografer asal Sumenep Terima Cak Durasim Award

Surabaya – Penari dan koreografer asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim, Taufikurrachman terpilih sebagai penerima Cak Durasim Award dari Taman Budaya Jawa Timur (TBJT). Baca lebih lanjut

Iklan

Agenda FCD Minggu, 16 November 2008

electronic-cityTeater Tradisi/ Kidungan – Pukul 09.00 – 17.00, Pendopo TBJT

Penganugrahan Festival Cak Durasim Award –Pukul 19.00, gedung Cak Durasim

ELECTRONIC CITY

MAINTEATER Bandung,Gedung Cak Durasim, pukul 19.30 – selesai. Sutradara: Wawan Sofwan

Baca lebih lanjut

Agenda FCD Sabtu, 15 November 2008

SUKSMANTARLINA – STK “ASRI KUSUMA” Univ Negeri Malang
Koreografer: Novyta Mijil Purwana Is
Alamat : RT/RW – 2/2 Podorejo, Sb gempol, Tulungagung
Hp. 0355 7711247, 081933180026, 03418174490 Baca lebih lanjut

Monolog Sindir Jual Beli Gelar

AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA

Foto: AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA

Pesan moral bisa disampaikan lewat media apa pun. Termasuk lewat pentas monolog hari kelima Festival Seni Cak Durasim (FCD) 2008, tadi malam. Lewat lakon Prodo Imitatio, Hamzah Fansuri menyindir maraknya jual-beli gelar pendidikan di tanah air.

NOFILAWATI ANISA

nofilawatianisa@yahoo.co.id

Baca lebih lanjut

Protes Kerusakan Hutan lewat Tari

00-tari1SURABAYA – Bertelanjang dada, pria itu mengenakan rumbai-rumbai dari rangkaian daun kelapa untuk bawahan. Tanpa musik, si pria meliuk-liukkan tubuh atletisnya. Sesaat kemudian, dia melepaskan gelungan rambutnya yang panjang. Tidak berapa lama, dia hilang di balik panggung. Keberadaannya digantikan empat wanita bertopeng yang mengenakan sackdress cokelat muda. Seperti si lelaki, keempat wanita itu menari meliuk-liuk. Baca lebih lanjut

Agenda FCD, Kamis, 13 November 2008

gambar-cahaya1“ GAMBAR CAHAYA “
Koreografer : SHINTA YUNIAR UTAMI

* aku tidak punya kata-kata untuk cahaya, Aku hanya punya gambar dan bingkai *
Wisma Tengger Pipa no. 7 Kandangan Benowo Surabaya

Kontak Person : 031-7413316 / 081803203297

Baca lebih lanjut

Agenda FCD Rabu, 12 November 2008

cyborgPOTRET”:
KOMUNITAS TEATER SAMARINDA
Naskah / Sutradara H. Pance

Tampaknya ia sudah kehabisan idiom dan metafora untuk mendapatkan simpati massa. Uang, program pembangunan, janji-janji, sudah sedemikian lazimnya dipakai oleh seorang politisi. Hingga akhirnya ia lupa diri untuk kekuasaan.
Oh malam aku terseok dalam kepenatan.
Berikut
Ambisi-ambisi kekuasaan yang mencarut-marutkan masyarakat dengan isu dan intrik-intrik licik..berkuasakah akhirnya???
Inilah Potret kita… Baca lebih lanjut