Mata Air Kebudayaan S. Jai

IMG_0283
Penampilannya yang kalem ternyata tidak menyembunyikan aktivitasnya yang luar biasa dalam tulis menulis dan kesenian. Nama populernya S. Jai (dia rahasiakan nama aslinya), pernah menjadi wartawan di Tabloid Oposisi, Surya dan Duta Masyarakat, toh langkahnya kemudian mantap sebagai penulis dan aktivis sosial budaya. Ratusan tulisan sudah dihasilkannya, termasuk belasan novel, puisi, cerpen, menulis naskah drama dan artikel di berbagai penerbitan. Puncak-puncak dari kegiatan sastra ditunjukkannya dengan mempublikasikan sejumlah karya novel, serta beberapa penghargaan yang diterimanya. Yang terbaru, penghargaan Gubernur Jatim yang diberikan bersama dengan 15 seniman budayawan lainnya.
Baca lebih lanjut

Tjahjono Widijanto

TjahyonoDi kalangan pergaulan seniman, namanya bersanding dengan saudara kembarnya, Tjahjono Widarmanto. Keduanya adalah penyair, penulis esai, penggerak aktivitas seni budaya dan juga sama-sama menjadi guru. Lahir di Ngawi, 18 April 1969, Tjahjono Widijanto menyelesaikan sarjananya di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Malang tahun 1992 kemudian menyelesaikan Program Pasca Sarjananya tahun 2006. Baca lebih lanjut

Tan Tjing Siong: Berbicara Melalui Karya

Nama Tan Tjing Siong selama ini pernah dikenal sebagai sastrawan yang produktif dan menjadi aktivis berkesenian, bermukim di Kota Batu. Ternyata, sejak tahun 1997 sudah pindah ke Sidoarjo. Dan ketika tulisan ini dibuat, sudah hijrah lagi ke Surabaya, meski tetap bekerja dengan berwiraswasta di Sidoarjo. Domisili itu memang tidak penting, dimanapun berada, karya-karyanya terus mengalir. Baca lebih lanjut

Tadarus Sastra, Cara Seniman Geliatkan Sastra di Bojonegoro

Bacakan Puisi, Macapat, dan Geguritan saat Pentas

Seniman Bojonegoro dari berbagai komunitas terus menunjukkan eksistensinya. Antara lain menampilkan berbagai pentas sastra, baik sastra Indonesia maupun Jawa. Baca lebih lanjut

LOMBA CERPEN BERTEMA CERITA PANJI

KERJASAMA DEWAN KESENIAN JATIM DAN DEWAN KESENIAN JOMBANG
LATAR BELAKANG
Penciptaan dan penikmatan karya sastra belum banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat. Masyarakat kita lebih akrab dengan hal ihwal di luar sastra, padahal sastra adalah salah satu penopang kebudayaan yang mengandung nilai-nilai yang sangat berguna bagi kehidupan bermasyarakat. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengakrabkan kembali sastra kepada masyarakat adalah dengan diadakannya lomba penulisan yang berdasar pada kisah Panji, yang merupakan khasanah warisan Jawa Timur yang mendunia. Baca lebih lanjut

Launching buku; Wong Agung Gurit Punjul Rong Puluh

karya Budi Palopo
Jumat, 26 Februari 2010,jam 19:30 wib

Acara:
-Pentas campursari Putri Laras
-Gelar Wayang Kulit Ki Dalang Darsono Lakon Dewa Ruci
-Orasi sastra Guru Besar Unesa Surabaya
Prof Dr Seto Yuwono Sudikan Baca lebih lanjut

Dosen Universitas Airlangga Pemenang Anugerah Sayembara Telaah Sastra DKJ

Jakarta, 15 Januari 2009 – Naskah telaah sastra karya Bramantio dari Jawa Timur bertajuk “Metafiksionalitas Cala Ibi: Novel yang Bercerita dan Menulis tentang Dirinya Sendiri”, keluar sebagai pemenang pertama Sayembara Telaah Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2009. Baca lebih lanjut