Asmika, Sang Pengelana Teater

IMG_9205
Asmika adalah seorang pengelana teater. Gubernur Jawa Timur memberikan apresiasi berupa Penghargaan Seniman Budayawan pada upacara peringatan HUT Provinsi Jatim Senin pekan lalu (12/10) bersama dengan 15 seniman budayawan dan tiga lembaga peduli seni budaya.

Ketika negeri ini dilanda kemelut politik menjelang kejatuhan Soekarno, Asmika sedang kuliah di Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) di Jakarta. Aktivitas perkuliahan tidak jelas lagi, dan Asmika lantas disibukkan menjadi figuran beberapa film, mendirikan kelompok Dian Teater (1971), Sandradekta (1973), teater anak kampung Si Gembel (1974), mengikuti workshop teater oleh Julie Taymor, study teater di Yudha Minggu dan juga terlibat dalam organisasi Agora (Artis Gotong Royong).
Baca lebih lanjut

Oong Fathorrochman: Menjadikan Manusia Seutuhnya

0
Salah satu dari 15 seniman penerima Penghargaan Gubernur Jatim 2015 adalah Oong Fathorrochman. Nama aslinya Fathorrochman Achmad, dikenal sebagai seniman Teater yang cukup lengkap. Selain menggagas dan sebagai kreator, juga melakukan pembinaan terhadap anak-anak hingga mampu menyelesaikan studinya. Oong terlahir tahun 1965 (50 tahun), namun raut wajahnya terlihat melebihi usianya. Aktivitas teater yang dilakukannya di Bengkel Teater Rendra menjadi bekal baginya untuk memberikan pemahaman mendasar berteater sehingga seseorang tidak saja mampu bermain, tetapi juga mampu menghadapi kenyataan hidup, bersikap positif, memiliki ketaatan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Baca lebih lanjut

Moehammad Sinwan

Sinwan adalah pekerja teater yang gigih. Dia bukan hanya bermain sebagai aktor, namun juga menulis naskah, menjadi sutradara dan membina teater di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Bahkan, aktivitas teater itu sendiri lantas dilengkapi dengan menulis esai, puisi dan cerpen, serta menjadi penggerak aktivitas seni budaya. Dan itu semua mendapat dukungan penuh isterinya. Baca lebih lanjut

KTI: Tidak ada kelompok teater terbaik

Cornelia Djobo, sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur menutup ajang Kompetisi Teater Indonesia 2010 di Taman Budaya Jawa Timur, Senin(8/11) malam. Perempuan ini bukanlah pengganti Syaifullah Yusuf melainkan peserta kompetisi dari Rumah Poetica, Kupang, Nusa Tenggara Timur yang diminta oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf untuk berakting menggantikan dirinya menutup acara. Baca lebih lanjut

Teater “CuciOtak” Pasuruan Terpilih Pentas di Inggris

London – Kelompok teater “CuciOtak” dari Pasuruan, Jawa Timur terpilih dari ribuan kelompok teater dari puluhan negara untuk pentas dan berdialog dalam festival teater sedunia, “Contacting the World 2010 -CTW10”, di Manchester Inggris, Juli mendatang. Baca lebih lanjut

Publikasi lewat Facebook, DKS Gelar Lomba Baca Puisi

dks logo fullMenyusutnya ruang ekspresi bagi penggemar  sastra menggugah Dewan Kesenian Surabaya (DKS) untuk menggelar Lomba Baca Puisi pada tanggal 15 -18 Desember di Balai Pemuda berhadiah jutaan rupiah.

Lomba baca puisi bagi DKS merupakan program tradisi yang digelar sejak lembaga kesenian ini berdiri pada awal tahun 1970-an dengan menggunakan  gereja Maranatha dan Taman Budaya sebagai tempat penyelenggaraan. Baru pada medio 80-an diselenggarakan di galeri DKS, ruang warisan panitia FFI – Festival Film Indonesia. Lomba terakhir digelar pada tahun 2004 karena kepengurusannya vakum. Baca lebih lanjut

Racun Tembakau Pentas di Sejumlah Kampus

ISU perihal tembakau belakangan amat santer. Utamanya semenjak “korupsi” ayat UU Kesehatan terbaru oleh tangan-tangan misterius di DPR. Namun kali ini, bukanlah isu bila Monolog Racun Tembakau yang dibesut sutradara sekaligus aktor S.Jai dari Komunitas Teater Keluarga hadir di sejumlah kampus di Surabaya, Malang dan Bangkalan. Adakah keduanya saling berhubungan? Baca lebih lanjut