Seakan-akan Leo Kristi Hidup Kembali

01 (640x427)
SURABAYA: Acara “resminya” adalah diskusi buku “Pohon Tua Ranting-ranting Kering” yang diterbitkan oleh Hamid Nabhan. Buku itu berisi kumpulan syair lagu-lagu Leo Kristi yang tak ubahnya memang sebuah buku kumpulan puisi. Tetapi mau tidak mau yang kemudian terjadi adalah serangkaian testimoni mengenai troubador yang legendaris itu. Bahkan Sirikit Syah yang menjadi moderator diskusi dengan pembicara Taufik Rahzen dan Amang Mawardi, tak kuasa membendung kenangannya yang unik dan personal mengenai Leo Kristi.

Acara yang berlangsung pada hari kedua (14/10) Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) di Jx International itu memang dimaksudkan untuk mengenang kepergian seniman yang direncanakan selalu tampil dalam pembukaan PSLI. Sudah dua tahun berturut-turut Leo Kristi mengisi PSLI, baik sendiri maupun formasi lengkap. Kali ini, dengan tajuk “147 Hari Tanpa Leo Kristi” digelar acara berupa diskusi buku dan mementaskan kembali lagu-lagu Leo Kristi dengan personal Mung Sriwiyana dan Titik Sutopo, serta juga para pemuja Leo dalam komunitas LKers. Maka jadilah ini ajang reuni antar LKers dari berbagai kota di Indonesia.
Baca lebih lanjut

LOKAKARYA GURU SENI RUPA JAWA TIMUR

SURABAYA: Menyemarakkan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) ke-X di Jx Internasional diselenggarakan Lokakarya Guru Seni Rupa se-Jawa Timur, Senin (16/10). Penyelenggaraan lokakarya ini merupakan hasil kerjasama Sanggar Merah Putih sebagai penyelenggara PSLI bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud RI, didukung oleh MGMP Seni Budaya Jawa Timur.

Direktur Kesenian Direktorat Kebudayaan Kemendikbud, Dr. Restu Gunawan, M.Hum dipastikan akan membuka acara ini dan sekaligus menjadi keynote speaker. Sebelum ini, lokakarya selalu untuk peserta pemuda karena bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Baca lebih lanjut

Sekartaji SMKN 1 Pacitan Juara Pertama PPST Jatim

1 – SMKN 1 Pacitan

SURABAYA: Membawakan lakon “Sekartaji – Sekartaji” Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Pacitan berhasil meraih Juara Pertama kompetisi seni pertunjukan antar SMA/SMK/MA se-Jawa Timur. Prestasi ini bahkan mampu mengungguli sekolah khusus kesenian, yaitu SMKN 12 Surabaya yang harus puas berada di urutan kedua.

Acara ini resminya bernama “Peningkatan Apresiasi Pemberdayaan dan Pengembangan Seni Tradisi” yang diikuti oleh Paguyuban Peminat Seni Tradisi (PPST) yang terdapat di 76 (tujuh puluh enam) Sekolah Dasar dan Menengah (SD, SMP, SMA) dari berbagai kota di Jatim. Hari pertama, Selasa (3/10) khusus PPST golongan usia 16-19 tahun atau tingkat SMA, disusul golongan usia SMP dan SD dua hari berikutnya berturut-turut. Baca lebih lanjut

Peningkatan Apresiasi Seni Tradisi PPST Jawa Timur


SURABAYA: Paguyuban Peminat Seni Tradisi (PPST) yang terdapat di 76 (tujuh puluh enam) Sekolah Dasar dan Menengah (SD, SMP, SMA) dari berbagai kota di Jatim melakukan unjuk karya seni dalam acara yang disebut “Peningkatan Apresiasi Pemberdayaan dan Pengembangan Seni Tradisi” di Gedung Kesenian Cak Durasim – Taman Budaya Jatim, Selasa-Kamis (3-5 Oktober). Baca lebih lanjut

Lima Warisan Budaya Jatim Ditetapkan Nasional

Sandur Manduro


JAKARTA: Setelah melalui seleksi ketat dan persidangan, Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Jawa Timur ditetapkan sebagai WBTB Nasional dalam Sidang Penetapan WBTB Indonesia yang berlangsung di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Rabu siang (23/8). Kelima WBTB Jatim tersebut adalah Sandur Manduro (Jombang), Ceprotan (Pacitan), Jamasan Pusaka Kyai Pradah (Blitar), Nyader (Sumenep) dan Damar Kurung (Gresik). Baca lebih lanjut

Ruwatan Using dan Janger Banyuwangi

SURABAYA: Masyarakat sub-etnis Using ternyata memiliki cara tersendiri dalam melakukan ruwatan, yakni menggunakan Wayang Orang, bukan Wayang Kulit sebagaimana pada umumnya dalam adat Jawa. Ruwatan dimaksudkan agar anak tumbuh dan berkembang senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, rejeki melimpah dan selamat hingga akhir hayat. Baca lebih lanjut

Seribu Paduan Suara, 40 Musisi Orkestra Meriahkan Grahadi


SURABAYA: Sebanyak 1000 (seribu) paduan suara dan 40 musisi orkestra Gita Bahana Jawa Timur akan memeriahkan acara peringatan detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera pusaka Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Pelajar SMA dan SMK serta mahasiswa dari berbagai daerah di Jatim itu akan tampil di gedung negara Grahadi Surabaya pada pagi hari (aubade) dan sore hari (serenade) persis pada tanggal 17 Agustus 2017.
Baca lebih lanjut

Festival Nasional Budaya Panji

SURABAYA: Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota Kediri, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa timur, serta Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan Festival Nasional Budaya Panji Tahun 2017 yang bertempat di Kediri. Acara dilangsungkan di kompleks Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri dan beberapa tempat lain di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri, sejak tanggal 16 Juli hingga 22 Juli 2017.

Kepala UPT Laboratorium Pendidikan dan Pelatihan (LPPK) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Efie Wijayanti, SSos, MMPd, menjelaskan, bahwa Cerita Panji adalah karya sastra lisan asli Jawa Timur yang diperkirakan muncul sejak era keemasan Kediri (Daha) yang kemudian sangat populer pada zaman Majapahit sehingga tumbuh dan berkembang ke seluruh Nusantara, bahkan sampai ke kawasan Melayu, Thailand, Laos dan Kamboja. Persoalannya, pusaka budaya yang telah menjadi arus utama kebudayaan (kesusastraan) di masa lalu itu belakangan ini “nyaris lenyap” tanpa jejak justru di tanah kelahirannya sendiri. Baca lebih lanjut

Celeng Srenggi dari Trenggalek


SURABAYA: Bayangkan ada binatang celeng (babi hutan) sebesar sapi atau kerbau, memangsa tanaman di sawah petani dengan sangat cepat dan rakus, tidak mempan dengan segala senjata tajam, sehingga petani kewalahan mengenyahkannya. Itulah Celeng Srenggi namanya, yang hidup dalam cerita rakyat Trenggalek, yang dipergelarkan dalam sebuah seni pertunjukan fragmen tari di Taman Budaya Jawa Timur, Jl. Gengtengkali 85 Surabaya, pada Jum’at malam (7/4). Acara ini merupakan rangkaian Gelar Seni Budaya Jawa Timur (GSBD) dengan tema “Trekah Trah Bumi Ageng Galek” yang dimulai Jum’at sore hingga Sabtu Malam (8/4). Baca lebih lanjut

Kuda Bisa Menari dari Lumajang

ilustrasi-533x800SURABAYA: Sebuah pertunjukan tradisional “Jaran Kencak” dari Lumajang dipertunjukkan di Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali 85 Surabaya, Sabtu (11/3) pukul 11.00 siang. Dalam pertunjukan ini yang menjadi pemain utamanya adalah seekor kuda yang sanggup menari menurut perintah pawangnya. Lantaran keunikannya itulah Jaran Kencak sudah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional dari Jawa Timur tahun 2016 kemarin. Baca lebih lanjut

Gelar Wayang Orang Patria Loka dari Kota Blitar

dsc_7345-800x532
SURABAYA: Kelompok Wayang Orang Patria Loka dari Kota Blitar Sabtu malam ini (25/2) menggelar pertunjukan di Gedung Cak Durasim, Jalan Gentengkali 85 Surabaya dengan lakon “Jaladri Bendung”. Kisah ini merupakan lakon klasik dalam epik Ramayana, dimana disajikan pertentangan antara pihak angkara murka yang diwakili oleh Rahwana, dan sosok kebaikan oleh sosok Rama.
Baca lebih lanjut