Workshop Kesenian Ludruk

00 - Upload
SURABAYA: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Kesenian Ludruk di gedung Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur (TBJT), mulai Selasa ini hingga Kamis (8-10 September). Acara ini diikuti oleh hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim yang diwakili oleh seorang sutradara dan seorang pemain.

Meski baru dibuka resmi Selasa malam, workshop sudah dimulai Selasa siang dengan pemaparan materi secara umum dan penulisan naskah. Bertindak selaku narasumber adalah Eko Ompong (Yogyakarta) dengan materi penyutradaraan, Bambang SP (SMKN XII Surabaya) dengan materi penataan musik, sedangkan materi penulisan naskah disampaikan oleh Imam CB dari STKW Surabaya.

Bertindak sebagai pendamping dalam workshop ini adalah Edi Karya (Mojokerto) dan Hengky Kusuma (Surabaya). (*)

Teater Anak Jatim Raih Dua Penghargaan

Para penampil terbaik, wakil Jatim di tengah
JAKARTA: Kontingen Provinsi Jawa Timur meraih 2 (dua) penghargaan, yaitu lima penata musik terbaik dan lima penampil terbaik tanpa peringkat dalam Festival Nasional Teater Anak (FNTA). Festival ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, sejak 31 Agustus hingga 3 September 2015.
Baca lebih lanjut

Tarian dan Lagu Terbaik Tuban di Taman Budaya

Visualisasi Lagu Daerah "Gedog Lohsan"

Visualisasi Lagu Daerah “Gedog Lohsan”


SURABAYA: Karya tari garapan baru dan lagu daerah dari Tuban yang dinyatakan sebagai karya terbaik Festival Kesenian Jawa Timur 2014 dipentaskan di Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali 85 Surabaya Jum’at malam (23/5). Pementasan karya tari Gagar Mayang dan lagu daerah Gedog Lohsan ini menjadi bagian dari acara Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) Tuban Bumi Wali Spirit of Harmony yang berlangsung hingga Sabtu malam (24/5).

Sebagaimana diberitakan, dalam Festival Kesenian Jatim yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur itu (29 April – 3 Mei) Kabupaten Tuban berhasil mengumpulkan penghargaan terbanyak atau dapat disebut sebagai Juara Umum. Karya Tari “Gagar Mayang” itulah yang dinyatakan oleh Dewan Pengamat Festival Karya Tari berhasil meraih salah satu dari tiga Penyaji Terbaik, Penata Tari Terbaik (atas nama Hendrid Suko Tri Utomo), Penata Musik Terbaik (Purwo Suleksono, S.Sn) serta Penata Rias dan Busana Terbaik (Marista Eka Natalia, S.Pd). Baca lebih lanjut