Hotman M Siahaan Gugat Pemerintah Kota Surabaya

SURABAYA: Guru besar Universitas Airlangga yang juga seorang budayawan, Hotman M. Siahaan melontarkan gugatan terhadap pemerintah kota Surabaya karena tidak memperdulikan kehidupan kesenian. Walaupun perkembangan fisik estetika kota ini dipuja-puji banyak orang dan sering disebut-sebut sebagai kota paling bersih dan paling indah karena banyak tamannya, tetapi bagi Hotman Surabaya adalah kota yang kurang berbudaya karena tidak memperhitungkan dunia kesenian.
“Karena itu dalam forum ini terus terang saya menyampaikan gugatan kultural terhadap pemerintah kota ini. Kehidupan politik yang tidak memperhatikan kebudayaan tak ubahnya kehidupan yang barbar,” tegas Hotman ketika membuka pameran tunggal lukisan Makhfoed di Galeri Prabangkara Taman Budaya Jawa Timur semalam (16/10).
Baca lebih lanjut

Satyalencana Kebudayaan buat Supartobrata

img-20160915-wa0003
JAKARTA: Perintis sastra popular dengan tema kisah detektif untuk menanamkan daya pikiran analitis dalam sastra Jawa, yaitu sastrawan ternama dari Jawa Timur, Supartobrata (alm) mendapatkan Gelar Tanda Kehormatan Satyalencana Kebudayaan. Selain Suparto, diantara 10 (sepuluh) penerima Satyalencana Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2016 ini juga ada nama Slamet Abdul Syukur (alm) yang tercatat mewakili provinsi DKI Jakarta. Slamet yang lahir dan dimakamkan di Surabaya ini dinilai berhasil “merintis penciptaan musik kontemporer Indonesia dengan menggali sumber-sumber Indonesia sendiri.” Baca lebih lanjut