Sandur Bojonegoro Wakil Jatim Festival Teater Tradisi

02SURABAYA: Kelompok Sandur dari Bojonegoro mewakili provinsi Jawa Timur mengikuti Festival Teater Tradisi tingkat nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (14/6). Sebagian besar pendukung kelompok ini berasal dari siswa SMKN 2 Bojonegoro yang menjadi pemenang dalam festival teater tingkat SMA Pekan Seni Pelajar (PSP) di Banyuwangi belum lama ini. Dan khusus untuk festival di Jakarta kali ini diperkuat oleh pemain profesional dari Teater Awu dan kelompok Sandur Kembang Desa, Ledok Kulon, Bojonegoro. Baca lebih lanjut

Legenda Reyog Kendang Tulungagung

IMG_6041SURABAYA: Reyog Kendang Tulungagung sangat berbeda dengan Reyog Ponorogo. Disamping tanpa Dhadhak Merak, ciri khasnya adalah penggunaan instrumen kendang yang jumlahnya bisa puluhan. Dan ternyata, asal usul kesenian ini ada hubungannya dengan letusan Gunung Kelud. Penasaran? Saksikan di Taman Budaya Jawa Timur, Jl. Gentengkali 85 Surabaya, hari Jum’at malam (12/6). Baca lebih lanjut

Industri Kreatif Bukan Menjual Murah Tradisi

dari-kiri-sunu-catur-budiyono-moderator-primadi-tabrani-jakob-sumardjo-dan-djoko-saryono

dari-kiri-sunu-catur-budiyono-moderator-primadi-tabrani-jakob-sumardjo-dan-djoko-saryono


SURABAYA: Banyak sekali artefak seni tradisi kita yang bisa dimanfaatkan untuk industri kreatif. Namun industri kreatif seyogyanya bukanlah sekedar menjual tradisi, apalagi menjual murahkan tradisi. Bila begini, maka lambat atau cepat kita akan kehilangan jatidiri kita sebagai bangsa dan akan melemahkan ketahanan nasional bangsa. Industri kreatif seyogyanya mentransformasi artefak seni tradisi mejadi industri kreatip yang memiliki nilai tambah, berjatidiri, beridentitas, bermutu dan karenaya nilai jualnya meningkat. Baca lebih lanjut

Pasamuan Mahapralaya – 1000 Tahun Untuk Kebangkitan Bangsa

02
Puluhan mahasiswa dari berbagai daerah dan sejumlah seniman mengikuti acara Kemah Budaya 1000 Tahun Kebangkitan Bangsa di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman Trawas dan Candi Jalatunda. Acara ini dimaksudkan untuk memperingati kekalahan Raja Darmawangsa Teguh atas serangan Raja Wurawari yang didukung Sriwijaya, sebagaimana tertuang dalam Prasasti Pucangan tahun 1006 M (ada yang membaca tahun 1016 M). Ini memang peristiwa kehancuran, seperti kiamat, sehingga Airlangga yang waktu itu masih muda harus menyelamatkan diri, masuk hutan, berkelana bersama patih setianya, Narotama. Tiga tahun kemudian Airlangga membangun kerajaan Kahuripan, dengan istana baru di Wwatan Mas dan menjadi raja sebagai penerus takhta mertuanya, dengan wangsa baru, Isyana. Baca lebih lanjut

Kongres Kebudayaan Jatim Berlangsung di Pandaan

SURABAYA: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Kongres Kebudayaan Jatim di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, Rabu – Jum’at (20-22 Mei 2015). Menurut rencana, acara akan dibuka oleh Wakil Gubernur Jatim, Drs. Syaifullah Yusuf, Rabu siang pukul 13.00, meski acara sudah dilangsungkan pagi harinya dengan pembicara awal Prof. Hotman M. Siahaan dengan tema “Keragaman Budaya Jawa Timur sebagai sumber inspirasi nilai luhur pembangunan bangsa menuju masyarakat ekonomi Asean”

Menurut Dra. Hartini, MM, Kepala Bidang Budaya, Seni dan Film (BSF) Disbudpar Jatim, Kongres yang diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan ini bersamaan dengan Jambore Purbakala di tempat yang sama yang diikuti oleh Pramuka se-Jawa Timur. Baca lebih lanjut

Seminar Nasional Budaya Nusantara UNIPA

03 - FBSURABAYA: Lembaga Pengkajian Budaya Nusantara – LPPM Universitas PGRI Surabaya (UNIPA) menyelenggarakan Seminar Nasional Budaya Nusantara (Senayantra) di kampus Unipa Jl. Dukuh Menanggal XII Surabaya, Kamis, 28 Mei 2015, mulai pukul 08.00 pagi. Seminar yang merupakan rangkaian Dies Natalis Unipa ke ini memilih tema “Pengembangan Budaya Nusantara Berbasis Industri Kreatif Menyambut Era Masyarakat Ekonomi ASEAN”.

Pembicara dan topik yang akan dikemukakan adalah: Prof. Dr. Primadi Tabrani (ITB Bandung – “Budaya Nusantara dan Industri Kreatif”), Prof. Drs. Jakob Sumardjo (STSI Bandung – Produk Berkualitas yang Bermuatan Lokal: Produk yang Mampu Bersaing di Pangsa Pasar Dunia”, Prof. Dr. Anita Lie (Universitas Widya Mandala Surabaya). Baca lebih lanjut

Ketoprak dan Tayub dari Tuban

Ilustrasi
SURABAYA: Tayub dari Tuban memang khas, namanya Sindiran. Bagi yang ingin merasakan keakraban dalam seni pergaulan ini bisa bergabung di Taman Budaya Jatim, Jl. Gentengkali 85 Surabaya, Sabtu malam (9/5). Malam sebelumnya, di tempat yang sama digelar pertunjukan Ketoprak. Acara ini merupakan rangkaian Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) Kabupaten Tuban dengan tema ”Bumi Wali Spirit of Harmony”. Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.